Saat Ayam Goreng \'Menjajah\' Korea (2)

Padu Padan Bulgogi Sampai Kimchi

- detikFinance
Senin, 16 Sep 2013 12:12 WIB
Salah satu outlet Lotteria di Korea Selatan (foto: burpandslurp.com)
Seoul - Sebelum 2011, popularitas makanan cepat saji di Korea Selatan sempat menurun. Saat itu publik setempat mengkampanyekan makanan tradisional yang dinilai lebih sehat ketimbang makanan cepat saji, meski penyajiannya terbilang lama.

Tapi pada saat ekonomi negeri itu kembang kempis saat krisis, makanan cepat saji kembali populer. Soalnya, harganya lebih murah.

Sejumlah restoran waralaba besar, seperti Burger King, McDonalds, dan Lotteria, menyajikan menu-menu dengan harga yang murah. Ekspansi mereka di pasar Korea Selatan pun amat serius.

McDonalds misalnya, sudah mendirikan 60 cabang pada tahun ini, menjadikan total jumlah restorannya mencapai 300 unit. Waralaba ini masih berencana berinvestasi sebesar 500 miliar Won sampai 2015 untuk menggenapkan restorannya menjadi 500 cabang.

Tapi tak ada yang semaju Lotteria. Restoran cepat saji yang merupakan bagian dari Lotte Group ini sudah memiliki lebih dari 920 outlet di Korea Selatan. Pangsa pasar restoran ini masih yang terbesar.

Lotteria memadu-madankan menu barat dan tradisional. Contohnya adalah kimchi burger, yang merupakan gabungan roti dan kimchi, yakni sayuran asam hasil fermentasi. Menu populer lainnya adalah burger bulgogi, yakni campuran roti dan bulgogi, yakni daging sapi yang dimasak dengan saus bulgogi.

Tapi mungkin yang unik dalam bisnis ayam goreng cepat saji di Korea Selatan adalah Chimaek. Ayam ini digoreng dua kali supaya makin renyah dan disajikan dengan asinan lobak serta bir dingin.

Tren ini bermula ketika Korea Selatan menjadi penyelenggara Piala Dunia 2002 bersama dengan Jepang. Muncullah makanan baru bernama “Chimaek” yang merupakan kependekan dari kata “chicken” dan “maekju”. Chicken artinya ayam dan maekju artinya bir.

Begitu populernya makanan ini sampai-sampai ada festivalnya, yang telah digelar pada Juli lalu di Daegu. Ada banyak merek restoran chimaek yang berpartisipasi pada festival tersebut, di antaranya adalah BBQ, Kyochon, Kfc Nyenye Chicken, Bhc Chicken, Toreore, Gub-nye Chicken, Pelicana, Two Two, Hosigi Chicken, Ddang Ddang Chicken, dan Mexicana Chicken.

Daegu dipilih karena kota ini memang terkenal dengan ayamnya. Ada banyak peternakan ayam di sini dan berdiri sejak lama. Beberapa merek restoran cepat saji Chimaek juga berasal dari kota ini, seperti Maxicana, Hosigi Dumari Chicken, Ddang Ddang Chicken, dan Kyochon Chicken. Daegu bahkan menjalin hubungan Sister City dengan kota Tsingtao di China yang terkenal dengan birnya.

(DES/DES)