President Direktur G-Resources, Peter Albert mengatakan perusahaannya berhasil menemukan sumber daya mineral baru di cebakan Purnama dan Barani.
"Temuan tersebut membuat jumlah sumber daya mineral yang kini dimiliki Tambang Emas Martabe menjadi 8,2 juta ounce emas dan 75,3 juta ounce perak," kata Peter dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hingga Juli 2013, perusahaan berhasil membukukan pendapatan US$ 258 juta, Laba Sebelum Bunga, Pajak, Penyusutan Amortisasi (EBITDA) sebesar USD 118 juta dan laba bersih pertama senilai USD 29,28 juta," ungkapnya.
"Selama delapan bulan, hingga 31 Agustus 2013, produksi Tambang Emas Martabe telah melampaui target produksi sebesar 182.000 ounce emas dan 910.000 ounce perak," tambahnya.
Diungkapkan Peter, dengan penambahan jumlah cadangan emas dan perak G-Resource di Tambang Emas Martabe di Batang Toru tersebut membuahkan keuntungan pertama sejak tambang tersebut diakuisi di 2009.
"Tahun 2012-2013 kita telah berhasil mengubah Martabe dari kegiatan eksplorasi dan konstruksi hingga menjadi perusahaan tambang yang mampu memberikan keuntungan dan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara Indonesia. Tambang Emas Martabe telah diakui sebagai salah satu bisnis yang mampu berkontribusi terhadap rencana strategis Indonesia untuk menjadi salah satu dari 10 besar ekonomi dunia pada tahun 2025," tandasnya.
(rrd/ang)










































