Dalam 2 Minggu, Harga Ayam Potong Lompat Hampir 30%

Dalam 2 Minggu, Harga Ayam Potong Lompat Hampir 30%

Wiji Nurhayat - detikFinance
Jumat, 27 Sep 2013 10:40 WIB
Dalam 2 Minggu, Harga Ayam Potong Lompat Hampir 30%
Jakarta - Harga ayam potong di tingkat pasar tradisional terus meroket. Dalam 2 minggu saja, kenaikan harga terjadi hampir 30%. Apa yang terjadi?

"Harga ayam potong terus mengalami kenaikan signifikan sejak 12 hari yang lalu. Harga jual ayam potong broiler di Pasar Kramat Jati contohnya hari ini sudah mencapai Rp 38.000/kg," tutur Sekjen Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APPI) Ngadiran kepada detikFinance, Jumat (27/9/2013).

Menurut Ngadiran, normalnya harga daging ayam hanya berkisar antara Rp 28.000-30.000/kg. Ngadiran mengaku tidak tahu persis penyebab dari kenaikan harga daging ayam akhir-akhir ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tetapi dari informasi yang didapat, kenaikan harga daging ayam dipicu naiknya harga bibit ayam alias day old chicken (DOC) broiler. Penyebab utama kenaikan harga DOC disebut-sebut karena pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika.

Selain itu pelemahan nilai tukar rupiah juga berimbas pada tingginya biaya produksi seperti biaya pakan yang mayoritas masih didatangkan melalui impor. "Biaya pakan naik sama bibit ayamnya naik, itu informasi yang saya dapatkan," kata Ngadiran.

Dia mengatakan, pemerintah harus segera turun tangan untuk menangani kenaikan harga ayam di tingkat eceran. Bila tidak ditangani serius dan rupiah masih terus melemahm maka dikhawatirkan harga ayam potong terus melonjak.

"Pemerintah harus cepat, khawatir harga ayam bergerak liar," jelas Ngadiran.

(wij/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads