"Saingan kita Filipina, Thailand, dan Vietnam di Asia Tenggara," ungkap Kepala Badan Pembinaan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum Hediyanto Husaeni di Gedung Balai Pelatihan Konstruksi dan Pelatihan Jalan Suratmo, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2013).
Hediyanto tetap optimistis sektor pekerja konstruksi Indonesia akan mampu memimpin kawasan ASEAN. Ia beralasan rekem jejak para pekerja konstruksi Indonesia cukup baik saat bekerja di luar negeri maupun di dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dari negara tetangga, pekerja konstruksi terampil kita itu long the best di Asia Tenggara ini. Contohnya di Malaysia kita bikin jalan tol, Filipina juga. Indonesia paling bagus. Kita yakin untuk memenangkan keahlian," katanya.
Tetapi untuk sektor tenaga ahli konstruksi, Indonesia perlu waspada. Karena Indonesia justru kekurangan tenaga ahli.
"Tenaga ahli yang akan ketat persaingannya. Sekarang saja sudah banyak tenaga ahli asing yang bekerja di Indonesia," cetusnya.
(wij/dnl)










































