Pemerintahan AS Dibuka Sementara, Hatta: Ini Baik untuk Indonesia

Pemerintahan AS Dibuka Sementara, Hatta: Ini Baik untuk Indonesia

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 17 Okt 2013 14:18 WIB
Pemerintahan AS Dibuka Sementara, Hatta: Ini Baik untuk Indonesia
Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat (AS) akhirnya dibuka kembali setelah ditutup selama 16 hari. Lewat kongres, disepakati penambahan utang untuk pemerintah AS.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan hal ini sangat menguntungkan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Karena bagaimanapun AS memiliki peranan penting dalam kestabilan ekonomi global.

"Tentu bagus, untuk negara-negara emerging seperti Indonesia akan baik," ungkap Hatta usai pembukaan Indonesia Quality Expo 2013, di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (17/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan penambahan utang, menurut aliran uang dari AS akan mengalir ke negara-negara berkembang. Apalagi rencana penghentian stimulus oleh Bank Central AS The Fed juga ditunda.

"Bagus, kalau debt ceiling-nya meningkat artinya maka spending-nya meningkat begitu, apalagi kalau ditambah dengan tapering off tidak dilakukan dalam waktu dekat, maka untuk negara emerging itu baik," jelasnya.

Dari awal, Hatta sudah cukup optimis bahwa AS dapat menyelesaikan persoalan tersebut. Apalagi ini bukan untuk pertama kalinya terjadi di negeri paman Sam.

"Selalu ada jalan keluarnya, begitu diancam rating-nya akan turun, begitu terancam untuk katakanlah default, tidak mungkin tidak ketemu, pasti ketemu. Nah, menurut saya shutdown itu juga akan berakhir juga," pungkasnya.

(mkj/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads