Kegiatan kunjungan resmi di Indonesia pada hari kedua, Kamis (21/11/2013) besok, akan dimulai oleh PM Rutte bersama Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Kerjasama Pembangunan Lilianne Ploumen dengan menghadiri pertemuan mengenai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).
NCICD adalah sebuah proyek tanggul raksasa pengendalian air, dibangun oleh Indonesia atas dukungan Belanda. Fungsi NCICD, yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan, adalah untuk melindungi warga Jakarta dari banjir dan pada saat bersamaan mendorong pembangunan kawasan pantai.
Setelah itu PM Rutte akan mengunjungi kapal keruk Van Oord, sebuah perusahaan Belanda yang juga pernah menggarap proyek pengerukan laut dan pembangunan pulau buatan "Palm Jumairah" di Dubai yang spektakuler itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu kegiatan Staatssecretaris (setingkat Menteri Muda) Bidang Ekonomi Sharon Dijksma akan diawali dengan diskusi meja bundar mengenai sektor kakao berkelanjutan. Disusul pembicaraan dengan Menteri Pertanian Suswono antara lain tentang kerjasama di bidang perkebunan, ternak dan industri susu.
Menjelang siang PM Rutte, Menteri Ploumen dan Staatssecretaris Dijksma akan menghadiri pertemuan dengan Menteri Koordinator Ekonomi Hatta Radjasa bersama 30 orang CEO dari perusahaan besar Belanda dan Indonesia, disusul jamuan makan siang.
Pertemuan ini akan dipandu oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Belanda (VNO-NCW) Bernard Wientjes, Ketua KADIN Suryo Sulisto dan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sofjan Wanandi.
Setelah itu PM Rutte akan mengunjungi kawasan pantai Jakarta untuk meninjau proyek NCICD. Selama meninjau proyek ini, PM Rutte bersama Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto akan membicarakan mengenai permasalahan air yang dihadapi Jakarta dan mengenai pentingnya tatakelola air yang baik.
Di tempat berbeda, Menteri Ploumen dijadwalkan akan melakukan pembicaraan dengan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dan Menteri Bappenas Armida Alisjahbana.
Sedangkan Staatssecretaris Dijksma pada saat itu akan membahas kerjasama di bidang ketahanan pangan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo. Dijksma juga akan menghadiri pertemuan mengenai kayu tropis berkelanjutan.
Para pejabat tinggi tersebut akan kembali bertemu satu sama lain pada malam hari dalam sebuah resepsi yang diselenggarakan oleh KADIN, INA (KADIN-nya Benelux di Indonesia) dan APINDO.
Disusul kemudian dengan jamuan makan malam, Indonesia-Netherlands Business Dinner, yang antara lain dihadiri oleh delegasi pengusaha Belanda dan Indonesia.
Pada malam hari itu juga berbagai kontrak dan perjanjian bisnis direncanakan akan ditandatangani. (es/es)











































