Hadir pada acara ini direksi BRI, BNI, Perum Peruri, Mandiri, Telkom Jamsostek, Pelni, Perikanan Indonesia, KAI, Waskita Karya, Pegadaian.
Pertemuan kali ini mendengarkan perjalanan transformasi PT RNI dari perusahaan rugi menjadi korporasi dengan kinerja yang terus membaik. Moderator acara ini Pakar Marketing Indonesia, Hermawan Kartajaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"RNI mengembangkan sapi terintegrasi, terintegrasi dari hulu hingga hilir dengan merek raja daging. Begitu juga dengan pengembangan di komoditi teh, sawit, serta pemanfaatan sumber daya yang masih idle terus dikembangkan guna memberikan nilai tambah bagi stakeholders," ucap Ismed saat pemaparan di BUMN Marketing Club di Kantor Pusat RNI Jakarta, Kamis (21/11/2013).
Acara ini juga diselingi penandandatangan sinergi BUMN dalam gerai Waroeng Rajawali dengan 8 BUMN.
Mengenai Waroeng Rajawali, Ismed pernah mengatakan akan membuka 1500 gerai Waroeng Rajawali di seluruh Indonesia, 500 di antaranya tersebar di Jakarta. Sampai akhir tahun 2013 akan ada 250 gerai di seluruh Indonesia.
Konsep warung RNI ini menjual 5% produk yang berasal dari UKM binaan BUMN. Selain itu, banyak produk hasil dari RNI yang dijual di gerai ini, seperti gula, teh, obat-obatan, minyak goreng, dan daging. Untuk 1 gerai RNI menggelontorkan investasi senilai Rp 500-700 juta.
(hen/hen)











































