Gara-Gara Satu Anak, Angka Aborsi Tinggi

Kebijakan Satu, Eh Dua Anak China (5)

Gara-Gara Satu Anak, Angka Aborsi Tinggi

- detikFinance
Senin, 25 Nov 2013 17:37 WIB
Gara-Gara Satu Anak, Angka Aborsi Tinggi
Foto: Reuters
Jakarta - Pada 1980 awal Komisi Populasi Nasional dan Keluarga Berencana menggelar program ambisius bernama kebijakan Satu Anak. Rakyat China, terutama di perkotaan, diharuskan hanya punya satu anak--kalau bisa lelaki--untuk memecahkan masalah populasi berlebihan.

Setelah diberlakukan, China menghadapi banyak persoalan. Salah satunya adalah tingginya angka aborsi dan sterilisasi di sana karena pinalti atau hukuman bagi pelanggar aturan Satu Anak keras juga. Setelah tiga dekade, kebijakan itu kini diperlonggar.

Orang tua China di perkotaan boleh memiliki anak kedua, asal salah satu dari pasangan itu adalah anak yang lahir dari kebijakan Satu Anak. Diperkirakan, akan ada tambahan kelahiran 1.000.000-2.000.000 anak per tahun. Rata-rata ada 16 juta kelahiran saban tahun di negeri Tirai Bambu itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama diberlakukan tiga dekade lebih apa saja yang sudah terjadi di China setelah kebijakan Satu Anak? Apa pula yang bakal terjadi bila kebijakan itu diperlonggar? Simak infografis berikut:



(DES/DES)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads