Pada awal 2013, ibukota Jakarta terendam banjir. Bencana ini menimbulkan 20 korban jiwa dan kerugian ekonomi yang tidak sedikit.
"Kerugian akibat banjir tidak sedikit. Kalau dihitung-hitung, total kerugian banjir pada tahun ini kira-kira mencapai Rp 20 triliun," kata Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta pada awal tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti halnya Yunani dan sejumlah negara Eropa lain, Siprus pun sempat mengalami ancaman gagal bayar obligasi. Siprus akhirnya mendapat talangan sebesar 10 miliar euro dari Bank Sentral Uni Eropa (ECB) dan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk melunasi utang-utang yang akan segera jatuh tempo.
Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, pemerintah Siprus diharuskan mengenakan pajak sebesar 25 persen atas deposito bernilai di atas 100 ribu euro. Kemudian, Siprus juga harus menutup Bank Laiki (bank terbesar kedua di negara tersebut) dan membekukan sementara deposito bernilai di atas 100 ribu euro yang memang tidak dijamin oleh pemerintah.
Masih di Maret, Agus Martowardojo terpilih sebagai gubernur Bank Indonesia (BI) setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI DPR. Agus, yang kala itu masih menjabat sebagai menteri keuangan, menggantikan posisi Darmin Nasution.
Tidak seluruhnya kisah 2013 berstatus kelam. Pada pertengahan April, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai level 5.000 poin. IHSG yang berkepala lima merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah pasar modal Indonesia.
Namun, pada pertengahan 2013 pasar modal mengalami tekanan yang cukup dahsyat. IHSG turun drastis ke level 4500-4.600 poin. Dari eksternal, investor khawatir bank sentral Amerika Serikat akan mulai mengendurkan stimulus moneternya (tapering off). Sementara dari dalam negeri, ada kekhawatiran terhadap membengkaknya defisit transaksi berjalan (current account) akibat lonjakan impor.
Membengkaknya impor, yang dipicu tingginya impor bahan bakar minyak (BBM), membuat pemerintah bertindak. Jelang akhir Juni pemerintah akhirnya menaikkan harga BBM bersubsidi, kebijakan yang dinilai oleh banyak pihak sudah agak terlambat.
Meski harga BBM sudah dinaikkan, tetapi tekanan terus menerpa pasar keuangan Indonesia. Pada Juli, tekanan yang bertubi-tubi akhirnya menyebabkan nilai tukar rupiah menembus Rp 10 ribu per dolar AS. Sebulan kemudian IHSG pun terguncang cukup hebat, bahkan sempat mengalami pelemahan 8 persen dalam sepekan.
Pelemahan IHSG perlahan mereda, tetapi nilai tukar rupiah pelan tapi pasti terus dalam tren depresiasi. Menjelang akhir tahun, rupiah akhirnya menembus level Rp 12 ribu per dolar AS.
Itulah sejumlah tantangan yang terjadi sepanjang tahun ini. Kira-kira bagaimana kondisi tahun depan? Dalam laporan khusus kali ini, detikFinance mencoba mengulas perkiraan alias outlook perekonomian 2014. Semoga 2014 membawa kebaikan bagi kita semua...
Β
(DES/dru)











































