6 Bandara AP I Masih Merugi Karena Sepi

6 Bandara AP I Masih Merugi Karena Sepi

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 03 Jan 2014 11:30 WIB
6 Bandara AP I Masih Merugi Karena Sepi
Jakarta - Operator bandara pelat merah, PT Angkasa Pura I (Persero) saat ini mengelola 13 bandara komersial di Indonesia. Dari 13 bandara yang dikelola perseroan, tercatat 6 bandara memiliki kinerja keuangan negatif.

Direktur Utama AP I Tommy Soetomo menjelaskan kondisi ini dipengaruhi sepinya lalu lintas (traffic) penumpang dan pesawat.

"Dari 13 bandara, 6 bandara posisi rugi karena traffic. Itu terkait supply dan demand," kata Tommy saat peresmian media centre di Kantor Pusat AP I Kemayoran Jakarta, Jumat (3/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bandara yang masih merugi pada tahun 2013 antara lain: Frans Kaisiepo (Biak), Sam Ratulangi (Manado), Adi Soemarmo (Surakarta), Lombok (Praya), Pattimura (Ambon), dan El Tari (Kupang).

Pada tahun 2013 ini, BUMN ini mencatat perolehan pendapatan sebesar Rp 3,2 triliun (non audit) dan laba bersih senilai Rp 673 miliar. Tommy memproyeksi pendapatan perseroan bisa meroket hingga lebih dari 100% pada tahun 2014, seiring penambahan pendapatan non aero atau non tarif dari pengelolaan kawasan komersial di Bandara Ngurah Rai, Terminal 2 Juanda dan Bandara Sepinggan.

Selain itu ada tambahan pendapatan dari 4 anak usaha yang mulai berkontribusi positif terhadap holding pada tahun 2014.

"Non audit Rp 3,2 triliun pendapatan. Dengan laba usaha Rp 673 miliar. Insyallah itu tahun 2014 lebih besar. Tahun 2014 kita bersyukur dapat kontrak Sepinggan, Bali, Surabaya selama 5 tahun," sebutnya.

(hen/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads