Ekspor CPO Indonesia ke Pakistan Melonjak

Ekspor CPO Indonesia ke Pakistan Melonjak

Wiji Nurhayat - detikFinance
Rabu, 08 Jan 2014 17:42 WIB
Ekspor CPO Indonesia ke Pakistan Melonjak
Jakarta - Sejak bulan September 2013, pemerintah telah melakukan perdagangan bebas dengan Pakistan atau preferential trade agreement (PTA). Salah satu butir yang disepakati adalah pertukaran dua komoditas utama kedua negara yaitu CPO (minyak sawit mentah/Crude Palm Oil) dari Indonesia dan Jeruk Kino dari Pakistan.

Disepakatinya PTA antara Indonesia dan Pakistan membuat CPO Indonesia dibebaskan bea masuk ke Pakistan. Sementara jeruk kino asal Pakistan diberikan kelonggaran dengan diperbolehkan masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta lewat fasilitas Mutual Recognition Agreement (MRA).

Menurut Direktur Kerjasama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan Gatot Prasetyo Adjie sejak adanya perjanjian kesepakatan kerjasama itu, ekspor CPO Indonesia meningkat cukup pesat ke Pakistan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sepertinya sudah diluncurkan beberapa saat lalu dengan PTA lonjakan 55% (September ke Oktober)," ungkap Gatot saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan Jalan Ridwan Rais Jakarta, Rabu (8/1/2014).

Sementara itu secara tahunan (yoy) ekspor CPO Indonesia ke Pakistan di tahun 2013 meningkat dibandingkan tahun 2012. Sedangkan untuk impor jeruk kino, hingga kini Gatot belum mendapatkan data terbaru.

"Angka absolutnya hampir 100% dari US$ 127 juta (Januari-Oktober 2012) menjadi US$ 213 juta (Januari-Oktober 2013). Kita lihat lagi apakah Pakistan ini ada peningkatan untuk ekspor jeruk kinonya. Yang jelas ekspor CPO kita bagus di sana," imbuhnya.

Di tahun 2014, ekspor CPO ke Pakistan diperkirakan akan terus meningkat. Hal ini didasari oleh permintaan yang cukup pesat.

"Ke depan karena jumlah penduduknya yang besar dan pasar juga tidak banyak tuntutan untuk produk turunannya CPO. Semoga ada dampak ikutan di pasar region itu," cetusnya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads