Vice President Communication Garuda Pujobroto mengatakan, rencana pembukaan rute di bandara Halim itu untuk mengurangi kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta.
"Saat ini Garuda telah mengajukan 10 slot penerbangan atau jadinya 20 penerbangan pulang-pergi dari Bandara Halim," katanya kepada detikFinance, Kamis (9/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski masih menunggu izin, namun Menteri Perhubungan EE Mangindaan kemarin menyatakan Garuda sudah bisa terbang dari Bandara Halim pada akhir Februari 2014 ini.
Saat ini yang sudah siap terbang dari dan ke Halim adalah anak usaha Garuda, PT Citilink Indonesia. Besok, pesawat Citilink akan mendarat perdana di Halim pada pukul 05.55 WIB, berangkat dari Yogyakarta.
"Jadi hanya baru satu, Citilink. Pada akhir Februari Garuda masuk kemudian pada Maret AirAsia," ujar Mangindaan saat sidak ke Bandara Halim Rabu kemarin.
Menurut salah satu sumber di Garuda, sampai saat ini pihaknya belum melakukan persiapan sama sekali untuk bisa terbang dari Halim. Pasalnya, saat ini maskapai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu hanya berkonsentrasi kepada persiapan Citilink.
"Masih belum ada persiapan. Belum ada arahan," ujar sumber tersebut.
(ang/dnl)











































