MRT Malaysia Terkoneksi Monorel, LRT, KRL Hingga Kereta Bandara

Laporan dari Kuala Lumpur

MRT Malaysia Terkoneksi Monorel, LRT, KRL Hingga Kereta Bandara

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 23 Jan 2014 08:38 WIB
MRT Malaysia Terkoneksi Monorel, LRT, KRL Hingga Kereta Bandara
Kuala Lumpur -

Proyek MRT Kuala Lumpur fase I dari Sungai Buloh-Kajang siap beroperasi 31 Juli 2017. Saat beroperasi, proyek sepanjang 51 kilometer (km) ini telah terkoneksi dengan moda transportasi di Kuala Lumpur.

“Itu ada kereta bandara, LRT, intercity train, monorel,” kata Direktur Komunikasi dan PR MRT Corp Amir Mahmood Razak di Pusat Informasi MRT Corp di Kuala Lumpur, Kamis (23/1/2014).

Koneksi ini terjadi pada Stasiun Kuala Lumpur Sentral, Stasiun Pasar Seni, Stasiun Bukit Bintang, Stasiun Merdeka, Stasiun Maluri, dan Stasiun Kajang. Moda transportasi yang terkoneksi seperti kereta commuter (Keretapi Tanah Melayu Berhad), kereta bandara (KLIA Transit), monorel, LRT hingga bus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koneksi ini diperlukan agar masyarakat Kuala Lumpur bersedia menggunakan transportasi publik. Meski telah ada beberapa transportasi publik, masyarakat lebih suka menggunakan kendaaran pribadi. Alhasil terjadi kemacetan di Kuala Lumpur saat jam berangkat kerja, makan siang hingga pulang kerja.

Selain koneksi antar moda, MRT Corp sebagai pelaksana proyek MRT mengusulkan integrasi sistem tiket antar moda.

“Kita usulkan integrasi pembayaran juga. Supaya saat bayar KLIA Transit, nggak perlu turun lagi untuk bayar tiket monorel, LRT, bus atau MRT,” sebutnya.

(hen/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads