Proyek MRT Kuala Lumpur fase I dari Sungai Buloh-Kajang siap beroperasi 31 Juli 2017. Saat beroperasi, proyek sepanjang 51 kilometer (km) ini telah terkoneksi dengan moda transportasi di Kuala Lumpur.
“Itu ada kereta bandara, LRT, intercity train, monorel,” kata Direktur Komunikasi dan PR MRT Corp Amir Mahmood Razak di Pusat Informasi MRT Corp di Kuala Lumpur, Kamis (23/1/2014).
Koneksi ini terjadi pada Stasiun Kuala Lumpur Sentral, Stasiun Pasar Seni, Stasiun Bukit Bintang, Stasiun Merdeka, Stasiun Maluri, dan Stasiun Kajang. Moda transportasi yang terkoneksi seperti kereta commuter (Keretapi Tanah Melayu Berhad), kereta bandara (KLIA Transit), monorel, LRT hingga bus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain koneksi antar moda, MRT Corp sebagai pelaksana proyek MRT mengusulkan integrasi sistem tiket antar moda.
“Kita usulkan integrasi pembayaran juga. Supaya saat bayar KLIA Transit, nggak perlu turun lagi untuk bayar tiket monorel, LRT, bus atau MRT,” sebutnya. (hen/ang)










































