Dahlan meminta Damri segera merealisasikan rencana tersebut. Meskipun pemerintah Indonesia dan Timor Leste belum punya kesepakatan bisnis trannsportasi, Damri bisa memilih jalan untuk melakukan kesepakatan secara bisnis.
"Saya kagum sama Damri. Makanya untuk Timor Leste itu lanjut saja dengan business to business. Biar cepat," kata Dahlan di kantor Perum Damri, Jalan Matraman, Jakarta, Kamis (23/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BUMN banyak di sana. Jadi nggak usah nunggu perjanjian antar pemerintah. Kalau Damri bisa manfaatkan itu, bagus sekali. Langsung secara bisnis saja," jelasnya.
Secara umum, kekaguman Dahlan bertambah karena kemampuan Damri memenangkan persaingan dengan swasta pada pasar terbuka.
"Kenapa saya kagum dengan Damri selain itu. Karena Damri harus bersaing dengan swasta dengan 23 ribu pesaing. Damri berhasil. Ini adalah persaingan paling terbuka. Biasanya BUMN selalu kalah di bisnis terbukanya. Tapi Damri menang," terangnya.
(mkj/dnl)











































