"Salah, importir beras bukan mafia. Mafia itu artinya kurang baik. Jadi importir beras bukan mafia," tegas Direktur PT Beras Kita Utama, Hendra kepada detikFinance, Selasa (28/01/2014).
PT Beras Kita Utama adalah salah satu importir beras yang mendapatkan jatah impor beras Dragon Rice asal Vietnam dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebesar 200 ton di tahun 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kasus kecil kalau dibandingkan produksi beras kita per tahun itu sebesar 35 juta ton kalau dibandingkan dengan 16.000 ton itu kecil sekali. Pemasukan beras di Cipinang per harinya mencapai 2.500 ton. Kalau 16.000 ton beras medium dengan harga yang murah paling hanya 1 minggu lebih habis," imbuhnya.
Ia menegaskan istilah mafia seharusnya lebih cocok diberikan kepada kasus narkoba bukan kasus beras yang saat ini ramai diperbincangkan. "Kayaknya nggak lah importir beras itu mafia, kalau mafia narkoba iya. Ini kasus biasa saja," cetusnya.
(wij/hen)











































