Nilai Ekspor RI pada Oktober Tembus US$ 7,27 Miliar
Rabu, 01 Des 2004 15:22 WIB
Jakarta -
Nilai ekspor Indonesia pada Oktober 2004 mencapai 7,27 miliar dolar AS, naik 1,62 persen dibanding ekspor bulan September. Secara kumulatif, ekspor dari Januari-Oktober 2004 mencapai 58,5 miliar dolar AS, naik 15,08 persen dibanding periode yang sama tahun 2003.Untuk ekspor non migas pada Oktober 2004 mencapai 5,586 miliar dolar AS, naik 3,13 persen. Sedangkan selama Januari-Oktober 2004 naik 15,76 persen dibanding periode yang sama tahun 2003.Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Choirul Maksum dalam jumpa pers dikantornya, Jl. Dr. Soetomo, Jakarta, Rabu, (1/12/2004), peningkatan terbesar ekspor non migas selama Oktober terjadi pada perabot, penerangan rumah sebesar 103,4 juta dolar AS, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada mesin atau peralatan listrik sebesar 57,1 juta dolar AS.Ekspor non migas ke Jepang selama Oktober 2004 mencapai angka terbesar yakni 889,2 juta dolar AS, diikuti Amerika Serikat 835,7 juta dolar AS, Singapura 580 juta dolar AS dan Cina 372,7 juta dolar AS, dengan kontribusi keempatnya mencapai 45,67 persen.Sementara untuk impor Indonesia selama Oktober 2004 mencapai 4,32 miliar dolar AS, naik 2,12 persen dibandingkan September 2004. Adapun selama Januari-Oktober 2004, nilai impor mencapai 37,8 miliar dolar AS, atau naik 40,71 persen.Untuk impor non migas selama Oktober 2004 mencapai 3,27 miliar dolar AS, naik 5,75 persen, dan secara kumulatif (Januari-Oktober 2004) mencapai 28,51 miliar dolar AS atau naik 38,81 persen.Impor non migas terbesar terjadi pada mesin dan pesawat mekanik dengan nilai 4,96 miliar dolar AS, atau 17,38 persen dari total impor non migas. Negara pemasok barang impor terbesar ditempati Jepang dengan nilai 4,97 miliar dolar AS dengan pangsa 17,43 persen, disusul AS sebesar 9,32 persen, dan Cina 9,24 persen.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































