Ini Pesan Pengusaha untuk Mendag Muhammad Lutfi

Ini Pesan Pengusaha untuk Mendag Muhammad Lutfi

Wiji Nurhayat - detikFinance
Rabu, 12 Feb 2014 15:40 WIB
Ini Pesan Pengusaha untuk Mendag Muhammad Lutfi
Jakarta - Terpilihnya Muhammad Lutfi sebagai menteri perdagangan (mendag) baru menggantikan Gita Wirjawan ditanggapi positif kalangan pengusaha. Kalangan pengusaha meminta Lutfi memanfaatkan waktunya secara maksimal karena waktu tugasnya tak banyak.

"Secepatnya dia harus menstabilkan bahan pokok kita karena dengan musibah banjir ini pasti harga akan naik dan inflasi juga akan naik dan kita kena semua jadi ini harus dijaga. Jadi Mendag yang baru ini selama 6 bulan ini prioritas apa yang harus dilakukan dan bisa berkoordinasi dengan aparat yang ada di Kemendag. Terobosan yang baru tidak mungkin lagi tetapi yang terutama suplai kebutuhan pokok kita," tegas Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi saat ditemui di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (12/2/2014).

Menurut Sofjan, sosok Lutfi tidak terlalu berbeda dengan Mendag sebelumnya Gita Wirjawan. Selain pernah menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Lutfi juga dikenal akrab oleh para pengusaha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lutfi punya pengalaman di BKPM dulu dan punya pengalaman juga di duta besar dan punya relasi dengan para pengusaha. Selama 6 bulan ini dia sudah harus mulai bekerja karena tidak punya banyak waktu lagi yang ia harus kerjakan. Secepatnya dia harus menstabilkan bahan pokok kita," imbuhnya.

Dalam waktu dekat, pihak Apindo dan para pelaku bisnis lainnya akan bertemu dengan Muhammad Lutfi untuk membahas beberapa prioritas kebutuhan pengusaha yang ada kaitannya dengan dunia perdagangan di Indonesia.

Ia pun menekankan agar Lutfi tetap fokus bekerja dan tidak ditumpangi oleh kepentingan tertentu dan tetap berkoordinasi dengan kementerian teknis lainnya untuk membuat sebuah kebijakan.

"Harapan kita Mendag baru ini dan dengan Undang-undang Perdagangan yang baru bisa bekerja lebih efektif dan tentu saja kita memberikan masukan apa yang menjadi prioritas. Pokoknya semuanya transparan dan tidak mempunyai kepentingan macam-macam untuk 6 bulan ke depan karena ini tahun Pemilu. Kita ingin bertemu secepatnya setelah dilantik untuk berkomunikasi dan dia sudah setuju," tuturnya.

"Dia harus bekerjasama dengan menteri lain dan paling melanjutkan dan jangan diganggu dan kebijakan harus memperlancar kebutuhan pokok yang dibutuhkan sekarang untuk menjaga inflasi kita," jelasnya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads