Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 04 Mar 2014 15:04 WIB

Bupati Kutim: SDA Kita Banyak Dikuasai Asing

- detikFinance
Foto: Isran Noor (Rista-detikFinance) Foto: Isran Noor (Rista-detikFinance)
Jakarta - Kasus gugatan Churchill Mining Plc kepada pihak Indonesia merupakan salah satu cerminan, saat ini Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia banyak dikuasai asing.

"Ini cerminan bahwa sumber daya alam kita banyak dikuasai oleh pihak asing. Artinya kita sampai saat ini belum mampu menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945, bahwa kekayaan alam negeri ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia," tegas Bupati Kutai Timur Isran Noor ditemui di Kantor Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKSI), International Finance Centre, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (3/4/2014).

Isran mencontohkan, industri minyak dan gas di Indonesia saat ini didominasi oleh perusahaan asing selaku kontraktornya.

"Misalnya dalam PSC (Production Sharing Contract) di minyak dan gas kita, banyak dikuasasi oleh perusahaan asing. Begitu pun di pertambangan kita, mestinya perusahaan tersebut dinasionalisasikan agar dapat memberikan kesejahteraan yang maksimal bagi rakyat Indonesia," ucapnya.

Isran menambahkan, bagaimana perusahaan-perusahaan asing menguasai pertambangan nasional dengan cara menguasai saham perusahaan nasional.

"Seperti yang dilakukan Churchill pada Ridlatama Grup, dia membeli 75% saham perusahaan tersebut, sehingga perusahaan tersebut seolah-olah memiliki kuasa pertambangan di Kutai Timur," ujarnya.

Padahal perusahaan pemegang Kuasa Pertambangan yang memiliki Izin Usaha Pertambangan(IUP) wajib dimiliki oleh warga/badan hukum Indonesia 100%. Tidak boleh dimiliki sedikit pun saham dari pihak asing.

"Tapi dengan menguasai Ridlatama, Churchill banyak melakukan kecurangan, dengan membuat laporan memiliki cadangan batu bara sebesar 3 miliar metrik ton. Bermodal itu dia meraup untung puluhan juga poundsterling karena sahamnya naik di London sana," tutupnya.



(rrd/dnl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed