Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (18/3/2014).
"Ada, sudah ada pabriknya. Katanya Pak Jokowi mau lihat juga nanti," ucap Ahok.
Namun dia tidak menyebut lebih rinci mengenai pabrik itu. Dikatakan Ahok, Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji kemungkinan proyek ini berjalan di Jakarta sebagai alternatif dari monorel, jika monorel tidak jadi dibangun.
"Belum tentu perlu juga (Metro Kapsul) makanya kita musti pelajari juga," kata Ahok.
Ahok juga mengatakan proyek ini diajukan oleh konsorsium perusahaan swasta. Ahok belum mengetahui secara rinci nanti rute mana saja yang akan dilewati oleh Metro Kapsul ini.
"Nanti beda dengan green line dan blue line," kata suami Veronica Tan ini.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, masih mengkaji proyek angkutan massal Metro Kapsul yang rencananya untuk mengganti proyek monorel yang tidak ada kemajuan. Namun seperti apa bentuknya, masih dirahasiakan Jokowi.
Calon presiden dari PDIP ini hanya memberi sedikit bocoran, Metro Kapsul adalah buatan lokal.
"(Bahasan mengenai Metro Kapsul) Belum rampung," kata Jokowi di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2014).
Menurut Jokowi, kapasitas penumpang yang diangkut moda ini per harinya lebih besar. Jokowi juga belum menetapkan investor yang bakal menggarap proyek tersebut.
"Belum (investor). Nanti kalau sudah ada pasti kita buka. Ini lokal semuanya (investor). Buatan lokal juga semuanya," lanjut dia.
(zul/ang)











































