30 Waralaba Asing Antre Masuk Indonesia di 2014

30 Waralaba Asing Antre Masuk Indonesia di 2014

- detikFinance
Kamis, 20 Mar 2014 17:14 WIB
30 Waralaba Asing Antre Masuk Indonesia di 2014
ilustrasi
Jakarta - Potensi sektor waralaba di Indonesia dinilai sangat bagus, indikasinya banyak waralaba asing yang ingin masuk pasar Indonesia. Tahun ini ada sekitar 30 waralaba asing siap masuk dan bersaing dengan waralaba lokal.

Chairwoman Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) Levita Supit mengatakan masuknya waralaba asing ke Indonesia, waralaba lokal diharap bisa bersaing.

"30 waralaba asing yang masuk tahun ini. Baik dari Singapura atau Amerika Serikat. Jangan pesimistis, optimistis aja," kata Levita di acara press conference Franchise License Exhibition Indonesia, di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta, Kamis (20/3/2014).

Levita menambahkan, sektor waralaba yang masuk bervariasi. Mulai dari makanan, ritel, pendidikan, kesehatan dan lainnya. "Saya lupa nama-namanya, yang saya tahu mereka dari sektor itu semua," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pengarah WALI, Amir Karamoy mengatakan, para pengusaha waralaba asing itu belum tentu masuk ke Indonesia. Pasalnya mereka masih memetakan pasar di tengah musim politik saat ini.

"Mereka wait and see dari mulai Januari sampai Oktober ini. Mereka email ke saya, apakah ini waktu yang tepat untuk masuk ke Indonesia. Jadi mereka wait and see lah," katanya.

Selain itu, Amir menambahkan, dari dalam negeri, sekitar 50 waralaba dan lisensi baru akan mulai mencicipi sektor bisnis ini. Amir mengatakan, belum tentu perusahaan tersebut adalah waralaba. Bisa jadi menurutnya, yang banyak masuk adalah lisensi atau business opportunity (BO).

"Bedanya kalau waralaba itu sudah 5 tahun. Kalau yang baru-baru itu lisensi. Mereka belum tentu waralaba, bisa jadi franchise," tutupnya.

Pameran Waralaba

Rencananya ada 250 ribu merek waralaba asing dan dalam negeri akan melakukan pameran waralaba yang bertajuk Franchise and License Expo Indonesia (FLEI) ke-12. Acara ini akan diselenggarakan pada 12-14 September 2014 di Jakarta Convetion Centre, Senayan, Jakarta.

Asisten Project Manager FLEI Diaz Ario mengatakan, acara ini rutin dilakukan setiap 1 tahun sekali. Pada gelaran kali ini, diperkirakan akan ada 10.000 pengusaha juga investor yang hadir dalam acara di luar peserta pameran.

"Nanti akan ada 10.000 pengusaha dan investor dari Indonesia dan juga seluruh kawasan ASEAN," kata Diaz.

Sementara itu, Project Director Reed Panorama Exhibition Steve Chwee mengatakan, acara ini adalah sebagai bentuk persiapan waralaba Indonesia menghadapi serbuan asing, di masyarakat ekonomi ASEAN 2015 nanti.

"Kami sangat peduli akan perkembangan usaha waralaba dan lisensi di Indonesia oleh karena itu, kami turut aktif mempromosikan perkembangan bisnis waralaba di Indonesia," kata Steve.

Acara ini diselenggarkaan atas kerjasama Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kadin serta Reed Panorama Exhibition.

(zul/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads