Follow detikFinance
Rabu, 02 Apr 2014 11:03 WIB

Apa Kabar Rencana Proyek Bandara Baru di Karawang?

- detikFinance
Jakarta - Pemerintah pusat sedang mempercepat persiapan pembangunan proyek bandara baru di Karawang, Jawa Barat sebagai penopang Bandara Soekarno-Hatta di Banten yang sudah penuh. Perkembangan terakhir terkait persiapan proyek ini sudah masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nasional.

"Pemerintah sudah menyiapkan di Karawang. Sekarang sudah masuk tata ruang nasionalnya. Dan dipilih tanah yang mudah, karena pakai tanah Perhutani," kata Direktur Kebandarudaraan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Bambang Tjahjono di acara diskusi Jakarta Soekarno-Hatta International Capacity Optimization, di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Rabu (2/4/2014).

Bambang menjelaskan, pembangunan Bandara Karawang harus memenuhi persyaratan tata ruang provinsi dan tata ruang nasional. Sebelumnya berdasarkan RTRW Jawa Barat, di wilayah Karawang tak ada rencana pembangunan bandara, namun yang ada hanya rencana pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat.

Rencananya, setelah proses administrasi selesai, maka akan dilakukan pembebasan lahan. Menurut Bambang pembangunan bandara ini akan menggunakan lahan dari BUMN pengelola hutan di Jawa, yaitu Perum Perhutani.

"Nanti alih fungsi lahan. Kalau hutan nanti itu harus ditukar dengan hutan lagi, di lokasi mana, dengan besaran yang sama," katanya.

"Pengalaman kita seperti Bandara Kualanamu, tanah itu tidak begitu sulit karena menggunakan tanah PTPN (BUMN perkebunan). Jadi tidak menggunakan banyak lahan warga," katanya.

Ia mengatakan, pemerintah akan terus mempercepat pembangunan proyek ini, karena di sisi lain, kondisi Bandara Soekarno-Hatta sudah melebihi kapasitas normal. "Administrasi tahun ini selesai. Baru lahan," tutupnya.

Calon bandara baru di Karawang akan mengusung bandara eco airport. Artinya meski ada bandara, kawasan tersebut akan mengedepankan ramah lingkungan. Proyek bandara ini akan dibangun melalui tiga tahap, rencananya dimulai 2015.

Pembangunan bandara di Karawang merupakan hasil rekomendasi Japan International Cooperation Agency (JICA). Pembangunan bandara di Karawang masih menunggu perubahan RTRW pemerintah provinsi.

Sesuai Perda No 19/2004 tentang RTRW Karawang, lokasi yang dipilih JICA tempat pembangunan Bandara dicanangkan untuk perluasan kawasan Industri. Lokasi yang dipilih JICA juga sebagian besar, yakni merupakan kawasan hutan yang dikuasai Perum Perhutani di Karawang Selatan.



(zul/hen)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed