BI Didesak Segera Tutup Bank Global

BI Didesak Segera Tutup Bank Global

- detikFinance
Rabu, 15 Des 2004 16:08 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) didesak untuk segera melikuidasi atau menutup PT Bank Global Internasional tbk. Bank Global dinilai sangat sulit untuk dilakukan upaya penyelamatan.Hal itu disampaikan Pengamat Perbankan dan anggota Komisi XI DPR Drajad H Wibowo dalam jumpa persnya di Sate House Senayan, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/12/2004)."BI tolong segera mengambil tindakan tegas. Tidak usah menunggu waktu 1 bulan, dalam waktu singkat harus segera dilikuidasi," kata Drajad.BI juga diminta untuk tidak memberikan toleransi kepada komisaris atau mantan pejabat BI yang terbukti memimpin bank yang bermasalah. Drajad juga mengusulkan dalam forum DPR nanti untuk merevisi UU Perbankan."Persyaratan menjadi bankir diperketat. Dan ada pasal-pasal yang mengatur kalau otoritas perbankan lalai dalam tugasnya ada sanksinya," tegasnya.Dia juga mengusulkan agar DPR memanggil pejabat Bapepam mengenai kasus reksa dana di Bank Global. "Mereka tidak memberikan perlindugan kepada investor pasar modal. Pejabat BI juga akan dipanggil karena tidak memberikan perlindungan hukum," tegasnya.Drajad menilai BI mengalami kegamangan dalam kasus Bank Global. "BI gamang karena biaya likuidasi tinggi. Dan juga karena takut terjadi rush yang mengimpilikasikan ada krisis kepercayaan masyarakat," ungkapnya.Berdasarkan informasi yang didapatkan dari SMS hari ini, kata Drajad, saat ini BI telah menyelamatkan Rp 16,5 miliar. Dana itu disimpan di lantai 21 Bank Global. "Uang ini berhasil diselamatkan oleh BI dan hari ini sedang dibuatkan BAP-nya," ujar Drajad.Dia meminta masyarakat untuk hati-hati dalam memilih bank. "Kalau masyarakat memiliki dana di bank kecil lihat laporan keuangan 3 bulanannya. Di laporan tersebut yang perlu diperhatikan adalah dana tunai yang ada dan aset keuangan yang dihitung dengan cash," tegasnya. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads