Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mengatakan itu adalah capaian yang bagus. Artinya ada peningkatan kesejahteraan dari pertumbuhan ekonomi.
"Indikator kesejahteraan penting, bahwa pengangguran ke 5,7% that's good," ujar Armida saat ditemui di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (6/5/2014)
Menurutnya, setiap negara memiliki standar yang berbeda untuk angka penganggurannya. Menurutnya, untuk Indonesia bila di bawah 6%, maka itu sudah bisa dianggap bagus. Sementara target pemerintah adalah 5%.
"Di bawah 6% itu sudah bagus karena itu jangka panjangnya kan cuma 5% bukan 0%,"sebutnya.
Pada Februari 2014, penyerapan tenaga kerja di Indonesia mencapai 1,7 juta orang. Dari jumlah itu, sebesar 1,4 juta orang pada sektor formal dan sisanya adalah informal.
Dibagi per sektor, di industri pengolahan tercatat terjadi peningkatan tenaga kerja dari 15 juta orang menjadi 15,4 juta orang. Sektor konstruksi pun demikian, dari 7 juta orang menjadi 7,21 juta orang.
Sementara di sektor perdagangan juga meningkat dari 25,36 juta orang menjadi 25,81 juta orang. Kemudian di sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi juga meningkat dari 5,3 juta orang menjadi 5,33 juta orang.
Sektor keuangan pun menikmati peningkatan tenaga kerja dari 3,04 juta orang menjadi 3,19 juta orang. Sektor jasa kemasyarakatan pun naik dari 17,84 juta orang menjadi 18,48 juta orang. Sedangkan sektor pertanian turun 280.000 orang (0,68%) dari 41,11 juta menjadi 40,83 juta orang.
"Penyerapan tenaga kerja di hampir seluruh sektor trennya juga konsisten naik," imbuh Armida.
(mkl/dnl)










































