Persiapan Lebaran, Mendag Lutfi Kumpulkan Kepala Dinas dan Pengusaha se-Indonesia

Persiapan Lebaran, Mendag Lutfi Kumpulkan Kepala Dinas dan Pengusaha se-Indonesia

- detikFinance
Selasa, 20 Mei 2014 02:52 WIB
Persiapan Lebaran, Mendag Lutfi Kumpulkan Kepala Dinas dan Pengusaha se-Indonesia
Jakarta - Bulan Ramadan dan Idul Fitri segera tiba. Ini akan menjadi agenda penting pemerintah, terutama soal kenaikan harga barang, khususnya bahan pangan.

Menghadapi hal tersebut, Menteri Perdagangan M Lutfi mengaku telah menyiapkan berbagai hal. Salah satunya adalah dengan mengumpulkan semua kepala dinas perdagangan di daerah dan asosiasi pengusaha ritel.

"Dalam minggu ini akan mengumpulkan semua dinas perdagangan seluruh Indonesia dan memanggil asosiasi-asosiasi ritel untuk memastikan kepastian kita menghadapi lebaran dan hari raya," ungkap Lutfi saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Senin malam (19/5/2014)

Saat ini kondisi harga barang masih terpantau stabil. Terlihat dari bulan April dengan laporan deflasi sebesar 0,02% dan kemungkinan pada bulan Mei, inflasi juga akan lebih terkendali.

"Kalau kita lihat harga di pasar baik," ujarnya.

Namun kondisi saat menjelang bulan Ramadan memang akan cepat berubah. Sebab ekspektasi setiap tahunnya cenderung sama. Sehingga pemerintah harus mengambil posisi lebih awal.

"Semuanya pada dasarnya dalam margin 1%. Naiknya atau turunnya kurang dari 1%," ujar Lutfi.

Terkait dengan kebijakan untuk membuka keran impor, Lutfi mengaku hal tersebut bisa saja dilakukan. Sebab komitmen dari Kemendag adalah kestabilan harga. Bila produksi tidak cukup, maka hal tersebut bisa direalisasikan.

"Kita komitmennya mau jaga kestabilan dari harga gitu. Jadi ya saya ambil posisi, ya memang terjadi kejadian seperti itu, tapi untuk apa? Ya stabilitas harga ini penting supaya jangan sampai terjadi inflasi dan lain-lain," terangnya.

Sebelumnya Menko Perekonomian Chairul Tanjung telah membicarakan soal kestabilan harga kedepan dengan Lutfi. CT pun meminta agar operasi pasar dilakukan bahkan lebih awal dari yang seharusnya.

"Saya sudah minta operasi pasar dilakukan tidak usah menunggu harga naik, agar stabilitas harga itu sudah terjaga di awal, yang 40 hari lagi Ramadan dan dalam 10 hari ke depan, kita sudah mulai ada operasi pasar untuk antisipasi, di mana-mana tapi pada komoditas tertentu," kata CT

Ia juga mengatakan, tercatat ada 14 komoditas pangan yang tahun-tahun sebelumnya yang selalu mengalami fluktuasi harga jelang Lebaran. Misalnya daging sapi, cabai merah, bawang, dan lainnya.

"Yang model-model seperti itu akan kita monitor, secara detail supaya jangan sampai Ramadan ini terjadi lonjakan yang luar biasa," imbuhnya.

(mkl/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads