"Nanti ada rakor pangan persiapan Puasa dan Lebaran," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Srie Agustina saat ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (26/05/2014).
Srie menjelaskan secara grafik stok pangan di dalam negeri sangat cukup. Namun ada beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga seperti daging dan telur ayam.
"Kalau dilihat dari sekarang yang naik hanya daging ayam dan telur ayam. Semuanya menurun. Naik karena by design karena pemerintah lihat peternak itu rugi maka dikeluarkan surat edaran itu yang mendorong harga naik," imbuhnya.
Sedangkan komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah bawang merah. Tingginya harga bawang merah disebabkan karena belum meratanya panen bawang merah di beberapa sentra produksi.
"Lalu ada bawang merah naik 3,6% dibandingkan sebelumnya dan itu masih tidak signifikan karena di bawah 5%. Sekarang panen sedang terus dan tidak akan lebih tinggi dari sekarang. Kalaupun dia naik hanya 5-7% sampai menjelang Lebaran. Yang lain stabil dan turun," jelasnya.
Beberapa menteri dan wakil menteri yang telah hadir antara lain Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sharief C Sutardjo, Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Selain itu juga hadir Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin serta Dirjen Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan (P2HP) KKP Saut P Hutagalung.
(wij/hen)











































