Aktivitas Bank Persyarikatan Sepi
Selasa, 21 Des 2004 19:17 WIB
Jakarta -
Aktivitas Bank Persyarikatan Indonesia (BPI) di Jl. Salemba Raya Jakarta tampak sepi setelah dimasukkan ke dalam pengawasan khusus (special surveillance) oleh BI. Pantauan detikcom, Selasa (21/12/2004) hampir tidak dijumpai nasabah yang melakukan penarikan di depan teller.Menurut salah seorang karyawan para nasabah kebanyakan datang pada pagi harinya. Beberapa karyawan uga tampak meninggalkan kantor sebelum jam dinas berakhir.Sejak pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB, area parkir di gedung bank tersebut tampak lega. Bahkan mobil nasabah yang biasa diparkir di jalan gedung juga tidak nampak. Menurut juru parkir, kebanyakan mobil yang sedang parkir adalah mobil karyawan bank. Begitu pula areal parkir motor di basement gedung,hanya sedikit dijumpai motor nasabah yang diparkir di situ.Di lantai satu gedung bank tersebut hampir tidak ada kegiatan. Tidak ada nasabah yang antre di depan teller untuk bertransaksi. Di beberapa loket bahkan tidak dijumpai karyawan yang sedang bertugas. Begitu pula pada bagian customer service, hanya satu karyawan yang tengah melayani nasabah. Pada bagian ini juga tidak terlihat nasabah yang menunggu.Sedikitnya jumlah nasabah yang datang, menyulitkan untuk mengetahui reaksi mereka sehubungan ditetapkannya BPI ke dalam status pengawasan khusus.Seperti diketahui, BPI masuk pengawasan khusus karena modalnya tiak mencukupi. Sampai saat ini BI masih memberikan waktu tiga bulan bagi BPI untuk menambah modal. Jika dalam jangka waktu tersebut BPI tak mampu menambah modalnya, maka akan diberikan status Beku Kegiatan Operasi.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
