Menteri Pertanian Suswono meminta masyarakat makin waspada terhadap peredaran daging celeng.
"Kami akan terus memberikan informasi kepada masyarakat dan sudah mengkoordinasikan petugas kami untuk membagikan selebaran informasi untuk bisa membedakan daging celeng dengan daging sapi" kata Suswono usai pemusnahan daging babi hutan di Balai Karantina Kelas II Cilegon, Banten, Rabu (17/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku yang mengedarkan itu harus ditindak tegas, sudah tidak bisa ditolerir dan pemerintah akan bertindak akan lebih keras lagi" ujarnya.
Pada Juli 2014, sebanyak 7.4 ton daging babi hutan ilegal disita dan dimusnahkan oleh Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon, lembaga yang dinaungi Kementrian Pertanian Indonesia.
Daging babi hutan ilegal biasanya dipasok dari Pulau Sumatera dan diselundupkan melaui jalur darat menuju Pulau Jawa.
Di tempat yang sama, Dokter Hewan (drh) Basid salah satu PPNS Balai Karantina mengatakan, secara kasat mata sulit membedakan daging celeng dan daging sapi. Sehingga praktik pengoplosan kedua daging ini seringkali terjadi.
Hanya orang ahli saja yang bisa membedakannya, namun itu hanya bisa dikenali jika masih belum diolah sebagai makanan olahan.
"Kalau kasat mata itu sulit, karena dagingnya mirip sekali dengan daging sapi," kata Basid.
Menurut Basid, secara fisik daging celeng yang masih basah alias belum diolah bisa dikenali, dengan cara pertama dipegang permukaan dagingnya. Lemak daging babi hutan lebih lengket dibandingkan daging sapi, sehingga dagingnya pun lebih lengket.
"Tapi kalau sudah dicampur jadi satu dengan daging sapi, itu lebih sulit sekali, apalagi kalau sudah tercampur jadi rendang, abon, atau sudah dimasak, sudah sulit sekali, tahunya rasanya enak aja," kata dokter hewan yang jug anggota Bidang Sistem Informasi Ikatan Dokter Hewan Karantina Indonesia (IDHKI) ini.
Kedua, daging celeng punya bau khas yang tidak bisa dihilangkan. "Baunya lebih menyengat, beda sekali dengan bau daging sapi," katanya.
(dnl/dnl)











































