Ira sebelumnya menjabat direktur di perusahaan fesyen asing yaitu GAP, untuk wilayah Asia Pasifik. Gaji yang diterima Ira memang lebih kecil dibandingkan saat posisinya di GAP.
"Mula-mula dia (Ira) keberatan karena gajinya turun, karena biar pun Dirut di Sarinah, gajinya lebih rendah dibandingkan penghasilan dia yang lama," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan usai rapat pimpinan di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (17/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengalaman Ira sekitar 10 tahun di GAP, membuat Dahlan optimistis wanita ini bisa membawa BUMN pengelola pusat perbelanjaan dan hotel tersebut ke arah yang lebih baik.
"Karena pengalaman di perusahaan Amerika yang mirip dengan sarinah, kita ingin supaya Sarinah lebih maju," sebutnya.
Penunjukan Ira membuat semua jajaran direksi Sarinah tetap diisi oleh wanita. Dahlan menjelaskan, ada penelitian yang menunjukkan, perusahaan lebih maju ketika diisi oleh wanita.
"Ada sebuah penelitian dan perlu kita buktikan bahwa ketika perusahaan mayoritas direksinya wanita, perusahaan itu cepat sekali maju. Tapi kalau sebuah perusahaan direksinya wanita cuma satu, biasanya larut ikut menjadi laki-laki," jelasnya.
Dahlan pun memiliki mimpi agar persentase direksi wanita dan pria di BUMN seimbang. Saat ini baru sekitar 12% posisi direksi pada 138 BUMN diisi dari kaum hawa.
"Direksi sudah 12% rasanya. Targetnya 50%," tegasnya.
(feb/dnl)










































