RI Ekspor Sperma Sapi ke Malaysia Hingga Afghanistan

RI Ekspor Sperma Sapi ke Malaysia Hingga Afghanistan

- detikFinance
Rabu, 23 Jul 2014 19:44 WIB
RI Ekspor Sperma Sapi ke Malaysia Hingga Afghanistan
Jakarta - Kualitas semen beku (sperma) sapi hasil inseminasi buatan Indonesia telah diakui banyak negara. Kualitas sperma sapi asal Indonesia setara dengan produk dari Amerika, Kanada, dan Australia.

"Produksi dari 3,2 juta dosis sperma, kebutuhannya hanya di bawah 1,2 juta, sehingga produksi kita over supply 2 juta dosis sperma," kata Direktur Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro ditemui di Kantor Kementerian Pertanian Gedung C, Rabu (23/7/2014).

Syukur mengatakan, dengan berlebihnya produksi sperma sapi dari 2 Balai Inseminasi Buatan Nasional di Singosari (Malang) dan Lembang (Bandung) dapat diekspor ke luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kualitas semen beku kita tidak kalah dengan Amerika, Kanada, dan Australia. Namun harganya lebih murah. Untuk harga semen beku Amerika, Kanada dan Australia US$ 40 per dosis sedangkan harga semen beku kita hanya US$ 15 per dosis," katanya.

Bahkan dengan kualitas semen beku Indonesia sudah dapat ditentukan produksi sapinya jantan atau betina.

"Dengan kualitas yang baik dan harga yang lebih murah, banyak negara yang mengimpor semen beku dari Indonesia. Untuk semen beku perah, Brahman, Simental, dan sapi Limousin sudah diekspor ke Myanmar, Kamboja, Kyrgyz Republik, Kazakstan, Afghanistan, dan Malaysia," tutupnya.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads