Pedagang Bunga Ketiban Rezeki Jelang Lebaran

Pedagang Bunga Ketiban Rezeki Jelang Lebaran

- detikFinance
Sabtu, 26 Jul 2014 15:15 WIB
Pedagang Bunga Ketiban Rezeki Jelang Lebaran
Pedagang bunga tabur di Pasar Bunga Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Foto: Elisa/detikFinance)
Jakarta - Berziarah ke makam anggota keluarga atau kerabat telah menjadi tradisi bagi masyarakat Muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Tradisi itu memberikan keuntungan sendiri bagi para pedagang bunga tabur di Pasar Bunga Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"Kalau menjelang Lebaran permintaan bunga buat nyekar jadi tinggi. Ada 5 kali lipat dari hari-hari biasa," ujar Eko Suwarsono, pedagang bunga tabur, saat ditemui detikFinance di Pasar Bunga Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (26/07/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eko, yang sehari-harinya berjualan bunga untuk keperluan dekorasi, mengaku mendapat keuntungan ketika satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Dari kemarin-kemarin saya belum dapat untung, tapi gak tahu kalau nanti H-1 Lebaran. Biasanya malam Takbiran baru dapat untung," ujar Eko.

Hal itu menurutnya dikarenakan banyaknya peziarah yang memilih berziarah tepat di Hari Idul Fitri, sehingga malam sebelumnya mereka membeli bunga tabur untuk dibawa ke makam esok paginya.

"Kalau malam takbiran pelanggannya banyak, pasar jadi ramai, sampai macet malah," ucapnya.

Namun menurutnya, keuntungannya itu bisa beberapa kali lipat dari modal awal yang dikeluarkan.

"Kalau satu kantong bunga saya beli dari pemasok itu harganya Rp 20.000, trus saya jual lagi ke pelanggan bisa Rp 40.000," jelas Eko.

Dari satu kantong yang Eko patok seharga Rp 40.000 itu berisi beberapa jenis kembang dicampur menjadi satu. Seperti bunga cocor bebek, daun pandan, bunga melati, dan kenanga.

"Kalau tambah air mawar, tambah Rp 5.000," lanjutnya.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads