"Tinggal yang mesti dijaga nanti adalah Desember. Mungkin karena Natal," ujar Chatib Basri, Menteri Keuangan, di kantornya, Jakarta, Senin (4/8/2014).
Menurut Chatib, inflasi saat periode Natal memang tidak akan melebihi ketika Ramadan-Idul Fitri. Namun, tetap perlu dilakukan pengendalian untuk mencapai target APBN Perubahan 2014 yang sebesar 5,3%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila dapat dikendalikan, Chatib memungkinkan realisasi inflasi bisa berada di bawah target. "Bahkan bisa lebih rendah. Mudah-mudahan," sebut mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tersebut.
Seperti diketahui, laju inflasi Juli 2014 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya adalah 4,53%. Sementara sejak Januari hingga Juli tahun ini terjadi inflasi 2,94%.
Inflasi Juli didorong oleh kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, seperti ikan segar, beras, daging sapi, bayam, bawang merah, dan lain-lain. Sementara kebutuhan pokok yang mengalami penurunan harga hanya wortel.
(mkl/hds)











































