Subsidi Membengkak, Komposisi Pengeluaran APBN Akan Diubah

Subsidi Membengkak, Komposisi Pengeluaran APBN Akan Diubah

- detikFinance
Senin, 03 Jan 2005 14:09 WIB
Jakarta - Pemerintah perlu melakukan perubahan komposisi sektor pengeluaran dalam APBN. Pasalnya, akibat membengkaknya subsidi hingga Rp 85,4 triliun menyebabkan pengeluaran lebih banyak pada konsumsi daripada investasi. "Makanya sektor pengeluaran harus diubah komposisinya," kata Meneg PPN/Kepala Bappenas Sri Mulyani di Gedung BEJ, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (3/1/2005).Menurutnya, pada tahun anggaran 2004, total subsidi mencapai Rp 85,4 triliun, dimana subsidi BBM mencapai Rp 69 triliun dan subsidi pupuk mengalami kenaikan dari yang digariskan semula Rp 9,8 triliun dalam APBN-p 2004, namun realisasinya mencapai Rp 15,7 triliun. "Pengeluaran subsidi pada tahun 2004 menunjukkan kecenderungan yang semakin memburuk karena pada tahun lalu subsidi BBM hanya 1,7 persen dari PDB. Sedangkan tahun 2004 mencapai 3,5 persen dari PDB," ujarnya. Oleh karenanya, lanjut dia, perlu ada perubahan komposisi pengeluaran agar pengeluaran bisa dialokasikan untuk sektor-sektor non konsumsi seperti infrastuktur demi menopang pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, angka subsidi yang mencapai Rp 85,4 triliun sebagai angka yang luar biasa karena besaran dana pembangunan saja hanya mencapai Rp 68,3 triliun. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads