Tak heran, banyak orang rela melakukan apa saja untuk mengisi setiap lowongan yang ada. Jumlah peminatnya pun selalu membludak tiap kali pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dibuka.
Berikut riwayat tingginya minta masyarakat untuk menjadi abdi negara yang berhasil dirangkum detikFinance, Kamis (28/8/2014).
Kunjungan Membludak
|
|
"Hingga pukul 02.00 WIB hari ini sudah ada 5 juta kunjungan. Sampai sekarang (pukul 15.00 WIB 21/8/2014) sudah tembus 10 juta. Makanya server kita bisa sampai down," tutur Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Herman Suryatman kepada detikFinance pekan lalu.
5 hari berselang tepatnya pada tanggal 24 Agustus 2014 akhirnya pendaftaran secara efektif pun mulai dibuka. Itu pun tidak serempak semua instansi melakukan pembukaan pendaftaran. Namun demikian antusiasme masyarakat tetap tinggi. Itu tercermin dari tingginya jumlah kujungan ke situs tunggal pendaftaran CPNS 2014 tersebut.
"Jumlah pengunjung portal panselna.memnpan.go.id sampai hari ini (Rabu 27/8/2014) sudah mencapai 100 juta," kata Herman.
Pandangi Komputer Hingga Pekerjaan Rumah Terbengkalai
|
|
Contohnya seperti yang dilakukan Nita, seorang ibu rumah tangga yang berminat ikut seleksi CPNS 2014. Pada hari perdana situs ini dibuka pada 20 Agustus 2014, sejak subuh ia bolak-balik memantau komputer untuk bisa mengakses situs resmi tersebut.
"Dari subuh bolak-balik buka komputer belum bisa juga dibuka pendaftarannya. Padahal katanya hari ini," keluh Nita kepada detikFinance kala itu.
Saking penasarannya, ibu rumah tangga ini mengaku sampai pekerjaannya di rumah terbengkalai gara-gara menanti kepastian situs Panselnas tersebut bisa diakses.
"Anak saya jadi ikut uring-uringan karena dari pagi ibunya melototin komputer saja," kata dia.
Datangi Acara Simulasi tes Menggunakan CAT
|
|
Selain ingin mencoba secara langsung tes seleksi yang digadang-gadang paling ampuh mencegah kecurangan ini, masyarakat juga ingin lebih mendekatkan diri pada tokoh-tokoh yang menjadi sumber informasi utama pelaksanaan CPNS ini.
Contohnya seperti simulasi CAT yang diselenggarakan di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2014) lalu. Acara ini dimulai dengan talk show dan menghadirkan pembicara-pembicara nomor satu dalam penyelenggaraan seleksi CPNS 2014 ini.
Hadir sebagai pembicara Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno, Menteri PAN RB Azwar Abubakar, Sekretaris Menteri PAN RB Tasdik Kinanto dan Tim Audit IT Panselnas CPNS 2014 Zainul Azwar Efendi.
Kasak-Kusuk Cari Celah Jalan Pintas
|
|
Membayar ratusan juta rupiah demi status PNS menjadi salah satu kecurangan yang paling umum dilakukan. Ini diamini oleh Agus, PNS di Provinsi Bali ini membenarkan adanya praktik suap-menyuap untuk menjadi PNS.
Agus mengakui kandidat PNS harus menyetor hingga Rp 150 juta kepada orang-orang yang bisa meloloskan peserta CPNS. "Kalau sekarang bayarannya Rp 150 juta. Tapi itu biasanya kesepakatan sama yang bisa nyariin," sebutnya.
Sumber detikFinance lainnya ada pula cara-cara di luar prosedur yang ada seperti menggunakan jaringan 'orang dalam' di pemerintahan.
Jasa calo juga menjadi pilihannya, bila cara yang pertama tidak berhasil. Ia menuturkan sudah banyak tawaran dari pihak-pihak tertentu, termasuk dengan tarifnya.
"Apapun lah itu. Sekarang realistis saja. Orang banyak kok kayak gitu. Gampang banget lulus," katanya.
Motivasi Jadi PNS
|
|
Daya tarik terbesar profesi seorang PNS adalah jaminan seumur hidup, mulai dari bekerja sampai pensiun. Artinya, seseorang sudah bisa mendapatkan gaji dan tunjangan sampai meninggal dunia, bahkan bisa diturunkan sampai ke anak.
Sumber detikFinance, yang merupakan seorang PNS daerah di salah satu kota di Sumatera mengakui hal ini. "Jadi PNS itu sudah pasti hidupnya. Terjamin," kata pria yang tidak mau disebutkan namanya ini Senin (11/8/2014) lalu.
Kemudian PNS juga banyak mendapatkan kemudahan, misalnya mendapat kemudahan dalam mencicil kendaraan, rumah dan sebagainya. Pihak pemberi cicilan, biasanya tidak ragu untuk menyediakan fasilitas lebih kepada para PNS.
"Karena terjamin, kalau mau nyicil itu gampang. Apa saja bisa. Kan ada SK (Surat Keputusan Pengangkatan PNS) itu bisa digadai," ujarnya.
Halaman 2 dari 6










































