"Kalau bagi nelayan kita, subsidi masih perlu khususnya untuk nelayan kecil," ujar Direktur Pengembangan Usaha dan Penangkapan Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan Zaini Hanafi saat berdiskusi dengan media di kantor KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (29/08/2014).
Subsidi bahan bakar dnilai perlu dilanjutkan karena menurut Zaini 60% komponen terpenting nelayan adalah bahan bakar. Jika subsidi bahan bakar dihapus, maka opsi pemberian subsidi bisa dilakukan di pos yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di beberapa negara lain, lanjut Zaini, subsidi bahan bakar masih tetap diberikan kepada nelayan contohnya di Malaysia. Sedangkan banyak juga negara yang sudah mencabut subsidi karena dinilai nelayan sudah mampu dan tidak layak diberikan bantuan oleh negara.
"Di Tiongkok tidak ada subsidi bahan bakar tetapi nelayannya diberikan subsidi langsung berupa uang. Malaysia juga ada subsidi tetapi terkait dengan jumlah ikan yang didaratkan berapa dan pemberian subsidi berapa liter. Kemudian Thailand juga sudah mulai dicabut," jelasnya.
(wij/hds)











































