KKP: Nelayan RI Masih Butuh Subsidi

KKP: Nelayan RI Masih Butuh Subsidi

- detikFinance
Jumat, 29 Agu 2014 17:17 WIB
KKP: Nelayan RI Masih Butuh Subsidi
Jakarta - Subsidi bagi para nelayan di Indonesia perlu disediakan oleh pemerintahan mendatang. Alasannya, 95,6% dari 2,7 juta nelayan Indonesia saat ini adalah nelayan kecil dan tradisional.

"Kalau bagi nelayan kita, subsidi masih perlu khususnya untuk nelayan kecil," ujar Direktur Pengembangan Usaha dan Penangkapan Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan Zaini Hanafi saat berdiskusi dengan media di kantor KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (29/08/2014).

Subsidi bahan bakar dnilai perlu dilanjutkan karena menurut Zaini 60% komponen terpenting nelayan adalah bahan bakar. Jika subsidi bahan bakar dihapus, maka opsi pemberian subsidi bisa dilakukan di pos yang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau subsidi BBM dicabut ada pengalihan subsidi ke tempat lain bisa dilakukan. Seperti petani ada subsidi benih dan pupuk, kalau bagi nelayan mungkin ada subsidi es, subsidi alat tangkap, itu yang diperlukan," paparnya.

Di beberapa negara lain, lanjut Zaini, subsidi bahan bakar masih tetap diberikan kepada nelayan contohnya di Malaysia. Sedangkan banyak juga negara yang sudah mencabut subsidi karena dinilai nelayan sudah mampu dan tidak layak diberikan bantuan oleh negara.

"Di Tiongkok tidak ada subsidi bahan bakar tetapi nelayannya diberikan subsidi langsung berupa uang. Malaysia juga ada subsidi tetapi terkait dengan jumlah ikan yang didaratkan berapa dan pemberian subsidi berapa liter. Kemudian Thailand juga sudah mulai dicabut," jelasnya.

(wij/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads