Ini Cara Agar Sistem Gerbang Tol Otomatis di RI Bisa Sukses

Ini Cara Agar Sistem Gerbang Tol Otomatis di RI Bisa Sukses

- detikFinance
Senin, 15 Sep 2014 10:17 WIB
Ini Cara Agar Sistem Gerbang Tol Otomatis di RI Bisa Sukses
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyebutkan sistem e-toll di gardu otomatis tol di Indonesia kurang efektif. Masyarakat perlu dipaksa untuk menggunakan sistem ini dan perlu ada penerapan multi kartu yang bisa dipakai di tol.

"Ada beberapa tempat, memang GTO (gerbang tol otomatis) dibanyakin maksudnya sehingga ada yang lewat GTO, ini malah nggak lewat GTO, itu macet. Itu bermaksud supaya pakai e-toll. Harus dipaksakan dong." kata Ketua Umum Asosiasi Tol Indonesia (ATI) Fatchur Rochman kepada detikFinance, Senin (15/9/2014).

Ia menilai masyarakat belum sadar dari fungsi dari e-toll pass atau e-toll card. Padahal menurutnya, itu sangat efektif untuk mengurangi antrean kendaraan di gerbang tol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau pakai e-toll itu transaksinya cepat sekali, karena tak ada uang tunai yang terlibat," katanya.

Menurut Fatchur, cara untuk memaksa masyarakat menggunakan transaksi non tunai di jalan tol adalah dengan menghapus gerbang tol dengan transaksi tunai.

Artinya, investor atau badan usaha jalan tol (BUJT) hanya menyediakan gerbang tol otomatis. Mau tidak mau pengendara yang masuk ke jalan tol akan menggunakan e-toll atau gerbang tol otomatis.

"Menurut saya harus berkorban begitu. Lihat seperti busway sekarang , masyarakat dipaksa memakai kartu. Itu bagus," katanya.

Di sisi lain, agar masyarakat terdorong untuk memakai e-toll, salah satunya e-toll card, pihak bank harus gencar melakukan sosialisasi. Kartunya, sebaiknya multiguna yaitu tak hanya berguna untuk transaksi di tol namun bisa digunakan untuk yang lain. Selain itu harus lebih banyak bank yang menyediakan layanan ini.

"Sebaiknya segera bisa menggunakan multi kartu. Semua bank," katanya.


Apakah Anda punya pengalaman bertansaksi non tunai di jalan tol? Apakah e-Toll Pass membuat transaksi di tol menjadi lebih mudah dan nyaman? Apakah Anda sepakat dengan Menteri BUMN Dahlan Iskaln, bahwa program e-Toll Pass bisa dibilang gagal?

Ceritakan pengalaman Anda melalui e-mail ke alamat redaksi@detikfinance.com.

(zul/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads