"Rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia harus sebesar 8,7% sampai dengan 2030 untuk keluar dari midle income trap," tegas Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro seminar 'Growth Strategies for a Rising Indonesia' di Hotel Nikko, Nusa Dua, Bali, Jumat (10/10/2014).
Menurut Bambang, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8,7% memang tidak mudah. Apalagi saat ini tengah terjadi perlambatan ekonomi. Indonesia yang beberapa tahun lalu mampu tumbuh di atas 6%, akhir-akhir ini hanya mampu tumbuh di kisaran 5%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada level high income group, pendapatan per kapita harus sebesar US$ 12.615," sebutnya.
Untuk mencapainya, kata Bambang, harus dimulai dengan reindustrialisasi. Ini mencakup inovasi tekonologi, pembangunan infrastruktur, tenaga kerja, dan perbaikan birokrasi.
Komponen ini yang nantinya akan mengarahkan ekonomi yang berorientasi ekspor dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Sementara dari dalam negeri tetap terjaga dengan konsumsi masyarakat yang tinggi yang dipenuhi dari industri lokal.
"Pemerintahan baru saya rasa harus memiliki kebijakan ke arah reindustrialisasi," tutur Bambang.
(mkl/hds)










































