Ini Alasan Bank BUMN Berani Beri Kredit ke KAI

Ini Alasan Bank BUMN Berani Beri Kredit ke KAI

- detikFinance
Senin, 10 Nov 2014 14:34 WIB
Ini Alasan Bank BUMN Berani Beri Kredit ke KAI
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) dulu termasuk perusahaan yang dijauhi perbankan karena bisnisnya tidak menguntungkan. Namun perusahaan itu kini sudah berubah 180 derajat.

Hari ini tiga bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan satu bank swasta sudah berani mengucurkan kredit hingga Rp 2,3 triliun ke pengelola kereta api dalam negeri itu.

Direktur Bank Mandiri Abdul Rachman mengatakan, saat ini kondisi keuangan KAI sudah kuat untuk menerima kredit dan melunasinya sesuai dengan perjanjian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kondisi keuangannya (KAI) cukup kuat untuk dia menerima kredit, untuk bisa mengembalikan, untuk sementara ini kita perhitungkan dari cashflow-nya sehingga bank berani untuk membiayai. Saya kira ini pertumbuhannya baik," ujarnya di Stasiun Gambir Jakarta Pusat, Senin (10/1/2014).

Abdul melihat marjin keuntungan KAI memang masih tipis. Sehingga bank memberikan jangka waktu pinjaman yang lebih panjang supaya pembayaran bunga dan pokoknya tidak akan membebani kinerja keuangan KAI.

"Marginnya enggak terlalu besar tapi cukup, jadi mereka pinjam untuk investasi makanya mereka kredit jangka panjang. Cashflow-nya ada yang 10 tahun ada yang 12 tahun sehingga biarpun margin di KAI enggak terlalu besar tapi sudah diperhitungkan untuk pengembalian baik cicilan maupun bunga," jelasnya.

Pemberian bunga juga sudah diperhitungkan dengan kinerja bisnis KAI, salah satunya dengan melihat jumlah penumpang dan pertumbuhannya. Di atas kertas, aset KAI jauh lebih murah dibandingkan tingkat pinjamannya.

"Bunganya kita lihat perkembangannya penumpangnya. Sudah kita perhitungkan dari cashflow-nya sudah cukup dari neraca dia itu equity-nya masih jauh dibandingkan dengan pinjamannya," ucapnya.

(ang/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads