100 Lebih Pengusaha Kumpul di Kantor Menteri Susi, Ada Apa?

100 Lebih Pengusaha Kumpul di Kantor Menteri Susi, Ada Apa?

- detikFinance
Selasa, 11 Nov 2014 13:07 WIB
100 Lebih Pengusaha Kumpul di Kantor Menteri Susi, Ada Apa?
Jakarta - Sebanyak 100 lebih pengusaha di bidang kelautan dan perikanan siang ini berkumpul di Gedung Mina Bahari III, Kantor Pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat.

Kedatangan para pengusaha ini karena undangan Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KKP) Susi Pudjiastuti. Acara ini dijadwalkan berlangsung pukul 12.30 WIB hingga selesai.

Menteri Susi akan menggelar dialog terbuka dengan seluruh pelaku usaha kelautan dan perikanan. Dialog akan membahas beberapa kebijakan baru yang telah dikeluarkan oleh KKP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di dalam daftar hadir, para peserta yang hadir datang dari para perwakilan 50 asosiasi, seperti Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI), Asosiasi Perusahaan Pengolahan, Perikanan dan Produk Perikanan Indonesia (AP5I), KRLI, Aspperli, Pusat Analisa Kerjasama Internasional dan Lembaga (Puskita), Asosiasi Tuna Indonesia Astuin (Astuin). Beberapa tokoh perikanan muncul seperti Thomas Darmawan dari AP5I, Edy Yuwono dari Astuin, hingga berita ini diturunkan sudah ada 142 daftar hadir di acara ini.

Dirjen Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) KKP Saut P Hutagalung mengatakan tujuan pertemuan ini untuk memperjelas kebijakan baru yang telah diterbitkan oleh Menteri Susi Pudjiastuti.

"Memperlancar komunikasi saja dari arah kebijakan Ibu (Susi). Selama ini mereka baca dari media atau koran, biar kebijakan baru yang telah dikeluarkan ini tidak ada salah pengertian," ungkap Saut.

Saut berharap seluruh kebijakan yang telah diterbitkan Menteri Susi diterima baik seluruh pelaku usaha.

"Yang jelas kita tuntut pembenahan supaya tumbuh lebih baik dan investasi bisa meningkat. Pasti ke arah sana. Ada perbaikan sistem dan bagaimana industri bisa kecukupan bahan baku," jelas Saut.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads