Menteri Rini: Keuangan Merpati Sangat-sangat Jelek

Menteri Rini: Keuangan Merpati Sangat-sangat Jelek

- detikFinance
Rabu, 12 Nov 2014 21:05 WIB
Menteri Rini: Keuangan Merpati Sangat-sangat Jelek
Jakarta - Menteri BUMN Rini Soemarno kembali angkat bicara soal nasib BUMN penerbangan PT Merpata Nusantara Airlines (MNA), kondisi keuangan maskapai BUMN ini sangat-sangat buruk. Sebelumnya Rini juga menanggapi nasib para karyawan Merpati yang sudah berbulan-bulan tak digaji.

Rini mengatakan, persoalan Merpati sedang bahas lebih detil oleh pemerintah. Saat ini, Merpati yang berada di bawah pengelolaan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

"Keadaan keuangannya sudah sangat-sangat jelek, jadi kita satu satunya jalan mencari investor dan ada satu investor tapi sekarang sedang kita jajaki berapa seriusnya investor itu," kata Rini di kantor BUMN, Rabu (12/11/2014)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merpati telah setop operasi sejak Februari 2014. Penghentian ini dipicu kesulitan keuangan dan beban utang yang menumpuk.

Utang Merpati ditambah akumulasi bunga telah tembus Rp 8 triliun, sedangkan total aset hanya sebesar Rp 1,5 triliun. Namun aset tersebut semuanya sudah diagunkan alias digadai kepada kreditor jadi praktis Merpati tidak punya aset untuk ditawarkan.

Program restrukturisasi Merpati diklaim sebagai penyelamatan BUMN tersulit di era Jokowi.

Program restrukturisasi Merpati sekarang dipegang oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero). PPA menerima penugasan Menteri BUMN untuk menyehatkan Merpati. Setidaknya ada 6 BUMN yang ditugaskan kepada PPA untuk disehatkan, salah satunya adalah Merpati.

(hen/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads