"Saya berharap (proses pemilihan Kepala BKPM) bisa dilakukan dalam waktu dekat. Karena Bapak Presiden punya keinginan untuk menjadikan BKPM menjadi strategis dan penting untuk proses perizinan," terang Mahendra kala ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (16/11/2014).
Menurut Mahendra, Jokowi sudah menunjukkan perhatiannya dalam hal perizinan investasi. Ini ditunjukkan dalam blusukan ke kantor BKPM beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, Mahendra menilai Kepala BKPM harus ditentukan secepatnya. "Ini menjadi tantangan yang harus direspons dalam waktu secepat-cepatnya. Kami harap ada penunjukan Kepala BKPM yang baru dalam waktu dekat," katanya.
Namun, Mahendra menyerahkan keputusan tersebut sepenuhnya ke tangan Jokowi. "Itu hak prerogatif presiden. Tapi saya senang sekali menyambut positif dari instruksi dan isi Bapak Presiden untuk menjadikan BKPM sebagai pusat periszianan nasional yang kami akui akan membantu lebih baik lagi investasi di indonesia ke depan," paparnya.
Untuk saat ini, Mahendra menyebutkan organisasi BKPM tetap berjalan. Meski demikian, bukan berarti tidak membutuhkan pimpinan baru.
"Fungsi organisasi bisa berjalan dengan deputi-deputi. Tapi untuk menuju visi baru dari Bapak Presiden terhadap BKPM yang akan diperkuat, perlu pimpinan baru yang tepat," tegasnya.
(hds/hds)










































