Mangkrak Bertahun-tahun, Irigasi di Pekalongan Kering

Mangkrak Bertahun-tahun, Irigasi di Pekalongan Kering

- detikFinance
Kamis, 20 Nov 2014 10:25 WIB
Mangkrak Bertahun-tahun, Irigasi di Pekalongan Kering
Pekalongan -

Hari ini, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman blusukan ke Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Pekalongan, Jawa Tengah. Ia meninjau saluran irigasi yang sudah setahun lebih kering tanpa pasokan air.

Program pembangunan dan perbaikan irigasi merupakan fokus utama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menuju kedaulatan pangan.

Mentan Amran memberikan bantuan pompa air untuk optimalisasi produksi lahan pertanian di sawah seluas 384 hektar yang tidak teraliri selama setahun lebih sehingga produksi padi kurang optimal. Harapannya dengan bantuan pompa ini, dapat meningkatkan produksi padi naik 1,5 ton per haktera dari biasanya 6 ton per hektar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi 7,5 ton per hektar jika sudah ada pompa bantuan dari Kementerian Pertanian," kata Soleh penyuluh pertanian Kabupaten Pekalongan di lokasi irigasi, Kamis (20/11/2014).

Dalam blusukannya, Mentan Amran didampingi oleh Bupati Pekalongan Amat Antono.

Amran mengatakan kegiatan turun ke lapangan dan memberikan bantuan alat pompa merupakan salah satu bentuk nyata dalam upaya pemerintah mengalihkan subsidi BBM dari kegiatan konsumtif ke hal yang produktif.

"Selama ini permasalahan yang bertahun-tahun mangkrak dengan adanya terjun ke lapangan membuat semuanya mudah. Hanya beberapa menit saja urusan beres. Nggak ada hambatan," kata Amran sumringah.

Amran sempat memeriksa kondisi irigasi yang ternyata memang kering. Menurut pengakuan warga setempat, irigasi tersebut sudah mangkrak selama 2 tahun. Tidak teraliri air dan tidak terawat.

Setelah meninjau langsung ke lapangan, Amran mendapati pangkal masalahnya. Ternyata, Bendungan Simbang di Desa Mojosari, Kecamatan Doro, sudah rusak sejak 2011. Bendungan itu jebol akibat banjir.

(hen/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads