Banyak Direksi BUMN Dirombak, Ini Alasan Jokowi

Banyak Direksi BUMN Dirombak, Ini Alasan Jokowi

- detikFinance
Kamis, 18 Des 2014 12:38 WIB
Banyak Direksi BUMN Dirombak, Ini Alasan Jokowi
Jakarta - Dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru saja mengalami perombakan direksi. Pergantian direksi secara besar-besaran ini dilakukan demi memperbaiki kinerja perusahaan pelat merah.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekarang langsung terlibat dengan proses pergantian direksi ini selaku ketua Tim Penilai Akhir (TPA).

"Sekali lagi, kita ingin memperbaiki semua BUMN kita. Dalam rangka memperbaiki itu ada banyak jalan, dan jalan-jalan yang ingin ditempuh saya mendapatkan usulan-usulannya," kata Jokowi usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/12/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertimbangan-pertimbangan apapun akan kita gunakan dalam rangka memperbaiki BUMN kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Jokowi.

Dua BUMN yang sudah dirombak jajaran direksinya adalah PT Pertamina (Persero) dan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Beberapa BUMN masih menunggu perombakan direksi, di antaranya PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Pindad (Persero).

Jumlah direksi di tiap BUMN saat ini juga dinilai terlalu banyak sehingga kurang efisien. Rata-rata tiap BUMN besar punya sekitar 8-12 direktur termasuk direktur utama (dirut).

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads