Anjloknya mata uang ruble dan kejatuhan harga minyak menjadi penyebab utama terhantamnya ekonomi Rusia. Bila harga minyak tak membaik, maka PDB atau perekonomian Rusia bakal jatuh hingga 5% tahun depan.
Berita buruknya, banyak perusahaan-perusahaan dari negara Barat yang memiliki ketergantungan bisnis dengan Rusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan perusahaan seperti IKEA, General Motor, dan Apple menghentikan sementara bisnisnya di Rusia.
Berikut merek-merek barang asal negara Barat yang terkena dampak dari krisis di Rusia, dilansir dari CNN, Sabtu (20/12/2014).
5. BP (British Petroleum)
|
Foto: Reuters
|
Rozneft telah kehilangan aksesnya ke AS dan Eropa Barat, jalur pembiayaan keuangannya juga ditutup karena sanksi yang diberlakukan. Karena itu, apda kuartal III-2014, laba Rozneft turun 86%, karena turunnya harga minyak dan ruble.
Tahun ini, harga saham BP turun 17%.
4. Adidas
|
|
Adidas merupakan sala satu merek terbesar di Rusia, dengan 1.100 toko. Chief Executive Officer (CEO) Adidas, Herbert Hainer mengatakan bulan lalu, anjloknya ruble berdampak negatif kepada bisnis Adidas.
3. Carlsberg
|
Foto: Reuters
|
Carlsberg disebut sangat ketergantungan dengan penjualan di Rusia.
2. Volkswagen
|
Foto: Reuters
|
Cabang VW di Rusia penjualannya turun 205 pada Januari-November 2014.
1. Ford
|
Foto: Reuters
|
Produsen otomotif ini diberitakan akan memangkas 950 pegawai di Rusia pada April 2015.
Halaman 2 dari 6











































