Petani yang petama mencurahkan keluhannya dari kelompok petani Sumenep Madura. Ia berharap Jokowi mau mengembangkan sektor pertanian jauh lebih besar di Sumenep.
"Saya dari Sumenep, pertanyaan saya di sana ada 126 pulau, potensi pertanian sangat besar tolong dikembangkan pak," katanya saat berdialog dengan Jokowi di Desa Keraswetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (31/01/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mohon pak, kami mumet penyaluran pupuk telat terus," kata petani tersebut.
Tidak hanya pupuk, ia menginginkan irigasi yang ada di Kabupaten Ngawi seluruhnya diperbaiki, selain itu ia berharap, petani di Kabupaten Ngawi dapat merasakan dana kompensasi pengalihan BBM subsidi ke petani.
"Dana alokasi BBM yang dibutuhkan ke desa, bagi kami penting untuk pengembangan pertanian," katanya.
Lalu apa jawaban Jokowi? Ia menegaskan, akan memperbaiki suluruh irigasi sawah yang rusak. Saat ini jumlah irigasi sawah yang rusak di seluruh Indonesia mencapai 52%.
"Karena memang lebih dari 52% irigasi kita rusak dan kita mulai perbaiki. Kita lihat di Sulawesi Selatan, sudah mulai bekerja dengan melibatkan kelompok tani dan kualitasnya bagus. Setelah sudah bagus, dirawat. Jangan sampai meleset," tegas Jokowi.
(wij/rrd)










































