Ekonomi Melambat, Tapi Orang RI Tambah 'Kaya'

Ekonomi Melambat, Tapi Orang RI Tambah 'Kaya'

- detikFinance
Kamis, 05 Feb 2015 13:28 WIB
Ekonomi Melambat, Tapi Orang RI Tambah Kaya
Suryamin, Kepala BPS
Jakarta - Ekonomi Indonesia boleh saja melambat, di mana tahun lalu pertumbuhan ekonomi hanya 5,02%. Namun ternyata orang Indonesia tetap bertambah 'kaya', bila melihat perkembangan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita.

Suryamin, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), hari ini mengumumkan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2014 hanya 5,02%. Ini merupakan catatan terendah dalam 5 tahun terakhir.

Berikut adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2010-2014:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • 2010: 6,38%.
  • 2011: 6,17%.
  • 2012: 6,03%.
  • 2013: 5,58%.
  • 2014: 5,02%.
Namun meski ekonomi melambat, PDB Indonesia tetap tumbuh dari tahun ke tahun. Bila dibagi dengan jumlah populasi Indonesia, PDB per kapita juga terus meningkat.

"Pada 2012, PDB per kapita adalah Rp 35,11 juta. Kemudian pada 2013 naik menjadi Rp 38,28 juta, lalu 2014 naik lagi menjadi Rp 41,81 juta," kata Suryamin dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (5/2/2015).

Namun bila mengacu kepada dolar Amerika Serikat (AS), tambah Suryamin, 'kekayaan' orang Indonesia jadi terus menurun. Penyebabnya adalah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

PDB per kapita pada 2012 adalah U$ 3.751,38. Kemudian pada 2013 turun menjadi US$ 3.669,75, dan 2014 turun lagi menjadi US$ 3.531,45.

(hds/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads