Dalam skala 0-100 (0 mewakili sangat tidak bahagia dan 100 sangat bahagia), Indeks Kebahagiaan orang Indonesia pada 2014 tercatat sebesar 68,28. Naik dibandingkan 2013 yang 65,11.
"Indeks Kebahagiaan naik. Jadi lebih bahagia kita," ujar Suryamin, Kepala BPS, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (5/2/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Kesehatan.
- Pendidikan.
- Pekerjaan.
- Pendapatan rumah tangga.
- Keharmonisan keluarga.
- Ketersediaan waktu luang.
- Hubungan sosial.
- Kondisi rumah dan aset.
- Keadaan lingkungan.
- Kondisi keamanan.
Sebanyak 64,34% responden adalah kepala keluarga, sedangkan lainnya adalah pasangan dari si kepala keluarga. Berdasarkan jenis kelamin, responden lak-laki adalah 50,98% sementara perempuan 49,02%.
"Kita sangat hati-hati, menggunakan pewawancara yang kita latih. Sampelnya menurut perkotaan dan perdesaan ada wakilnya, gender harus ada wakilnya, yang diwawancara kepala rumah tangga dan supaya tidak bias pasangan kepala rumah tangga juga diwawancara, dari pendidikan yang ditamatkan, jadi sudah mewakili semua," papar Suryamin.
(hds/hen)










































