Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah sudah membuat program serupa yaitu Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini menyasar keluarga sangat miskin dalam jangka panjang yang bertujuan untuk mengurangi ketimpangan antara yang kaya dan miskin.
Program ini, kata Bambang, sukses dilakukan di Brasil untuk menurunkan angka gini ratio yang menunjukkan ketimpangan di masyarakat. Dia menyebutkan, program Bolsa Familia di Brasil berhasil menurunkan gini ratio dari di atas 0,4% menjadi 0,3% dalam kurun waktu 5-10 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui PKH, lanjut Bambang, pemerintah menjaring 3 juta Rumah Tangga Sasaran (RTS) kategori sangat miskin melalui penyaluran bantuan tunai menggunakan sebuah kartu. Cara ini diharapkan mempercepat laju peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin sehingga mengurangi gini ratio di Indonesia.
"Kelihatannya memang hal kecil, tapi nggak banyak negara yang bisa mengatasi ketimpangan saat sedang bertumbuh. Sebab konsekuensi negara yang sedang tumbuh, kalangan menengahnya bakal lebih cepat berlari dibanding yang miskin," katanya.
(drk/hds)











































