Selain Konferensi Asia Afrika, Ini Acara Internasional yang Digelar RI

Selain Konferensi Asia Afrika, Ini Acara Internasional yang Digelar RI

- detikFinance
Rabu, 18 Feb 2015 12:37 WIB
Selain Konferensi Asia Afrika, Ini Acara Internasional yang Digelar RI
Jakarta - Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 akan dilaksanakan di Bandung pada 24 April 2015. Selain itu, Indonesia juga menjadi tuan rumah World Economic Forum (WEF) 2015 yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta pada 19-21 April 2015.

Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Bachrul Chairi menjelaskan, acara ini penting bagi Indonesia, selain KAA yang digelar di Bandung.

"Acara ini penting dan yang kedua kali Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah, khususnya di East Asia (Asia Timur)," kata Bachrul saat ditemui di Gedung Kemendag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Rabu (18/02/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di dalam acara ini, setidaknya akan hadir 20 kepala negara dari beberapa negara maju seperti Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Singapura, hingga Australia. Selain itu, even ini juga menghadirkan 650 peserta yang mayoritas datang dari CEO atau Chief Executive Officer dari perusahaan besar.

"Pertemuan akan dilakukan pada perusahaan besar akan bertemu di Indonesia. Indonesia harus memanfaatkan acara ini karena menghadirkan para CEO dunia. Pengusaha kita bisa melakukan networking antar perusahaan," paparnya.

Even ini akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tema yang diangkat di dalam acara ini juga tepat bagi Indonesia yaitu pendidikan, infrastruktur, hingga teknologi.

Di sektor infrastruktur saja, Indonesia memerlukan investasi Rp 530 triliun, sedangkan pemerintah hanya mampu menyediakan Rp 129 triliun. Diharapkan Presiden Jokowi dapat mengundang investor asing menanamkan modal, dan membangun banyak proyek infrastruktur di dalam negeri.

"Kesempatan ini akan digunakan pemerintah Indonesia terutama Presiden kita. Policy kita 5 tahun ke depan dan mendukung iklim investasi dan potensi investasi dalam 5 tahun ke depan. Forum ini sangat tepat, konteks pembangunan sangat luas termasuk infrastruktur," jelas Bachrul.

Sementara itu di tempat yang sama, Sushant Palakurthi Rao sebagai Direktur Senior, Kepala Asia Pasifik, World Economic Forum mengungkapkan, acara ini juga terbuka membicarakan masalah strategis lain seperti ketahanan pangan hingga akses energi berkelanjutan.

"Acara ini kedua kalinya di Indonesia terakhir di gelar tahun 2011. Pertemuan ini sangat penting karena tidak hanya bersifat business meeting dan business conference tetapi di seluruh sektor seperti industri, food security hingga energy acsess," tandasnya.

(wij/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads