Lokasinya terletak sekitar 20 km dari kawasan utama pelabuhan. Hanya ada dataran dengan rumput hijau untuk menampung sapi. Luasnya mencapai sekitar 800 hektar.
"Kita sediakan sendiri fasilitas untuk sapi dengan lahan yang luas," kata General Manager Port of Townsville, Claudia Brumme di lokasi pelabuhan, Rabu (4/3/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini jauh berbeda bila dibandingkan dengan peternakan yang ada di Indonesia. Bahkan dengan lahan 1 hektar, bisa diisi dengan ratusan sapi.
"Di sini 1 hektar hanyak untuk satu sapi. Itu sudah menjadi aturan," jelas Claudia.
Sedangkan untuk ekspor akan disesuaikan dengan permintaan pengusaha pemilik sapi. Otoritas pelabuhan juga menyediakan fasilitas untuk pengemasan dan angkutan ke kapal.
Pengusaha nantinya akan dikenakan biaya untuk perawatan ternak dan angkutan. Biaya dikenakan pada setiap kilogram sapi yang dikirim.
"Kita berikan biaya per kg. Sapi dikirim ke daerah tujuan dan diinformasikan kepada pengusaha," jelas Claudia.
(mkl/hen)










































