Ini Penyebab Harga Bawang Merah di Jakarta Naik 7% Dalam 3 Hari

Ini Penyebab Harga Bawang Merah di Jakarta Naik 7% Dalam 3 Hari

- detikFinance
Jumat, 06 Mar 2015 17:54 WIB
Ini Penyebab Harga Bawang Merah di Jakarta Naik 7% Dalam 3 Hari
Jakarta -

Harga bawang merah di pasar tradisional di DKI Jakarta mulai begerak naik. Dalam 3 hari, terjadi kenaikan harga bawang merah mencapai 7% atau Rp 2.000/kg dari harga normal.

Saat ini harga bawang merah dipatok dengan harga Rp 28.000/kg atau naik Rp 2.000/kg sejak 3 hari lalu sebesar Rp 26.000/kg di Pasar Warakas, Jakarta Utara, karena sudah ada kenaikan harga di Pasar Induk Kramat Jati.

"Pasokannya mulai berkurang, sedang tidak panen di beberapa sentra produksi bawang seperti Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Jawa Barat," kata Sekjen Dewan Bawang Merah Mudatsir kepada detikFinance, Jumat (6/03/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mudatsir menuturkan saat ini jumlah kebutuhan bawang merah Indonesia per tahun mencapai 950.000 ton atau dengan rata-rata per bulan mencapai 79.166 ton. Sementara itu stok bawang merah yang ada di sentra produksi bawang saat ini diperkirakan hanya 3.000 ton.

Ia menambahkan di bulan Maret diperkirakan panen bawang merah jauh lebih sedikit yaitu hanya 85.000 ton. Sedangkan di bulan Februari 110.000 ton.

"Pasokan itu ada pengurangan dalam 1 minggu ini. Tetapi nanti akan pulih lagi. Salah satunya disebabkan mahalnya harga bibit dari Rp 15.000/kg naik menjadi Rp 18.000/kg," katanya.

Saat ini harga jual bawang merah di tingkat petani Rp 15.000/kg atau jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata normal Rp 10.000/kg.

"Normalnya harga bawang merah di tingkat petani Rp 10.000/kg sudah bagus, kalau begitu di pasar Rp 20.000/kg. Sekarang di petani sudah Rp 15.000/kg di pasar Rp 25.000/kg," jelasnya.

(wij/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads